Artikel Analisis Cerpen
ANALISIS PSIKOLOGI TOKOH DALAM CERPEN “ROBOHNYA SURAU KAMI” KARYA A.A. NAVIS
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek psikologis tokoh dalam cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa dialog, narasi, dan tindakan tokoh yang menunjukkan kondisi kejiwaan tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam cerpen mengalami konflik batin yang dipengaruhi oleh keadaan sosial, keagamaan, dan pandangan hidup masyarakat. Cerpen ini menggambarkan krisis moral serta kegelisahan psikologis manusia terhadap makna kehidupan dan tanggung jawab sosial.
Kata kunci: psikologi sastra, cerpen, konflik batin, A.A. Navis
PENDAHULUAN
Karya sastra merupakan cerminan kehidupan manusia yang di dalamnya terdapat berbagai persoalan sosial, budaya, dan psikologis. Cerpen sebagai salah satu bentuk karya sastra sering menghadirkan konflik kejiwaan tokoh yang dapat dianalisis melalui pendekatan psikologi sastra.
Cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis merupakan salah satu karya sastra Indonesia yang banyak mengandung persoalan psikologis dan sosial. Cerpen ini menggambarkan kehidupan seorang penjaga surau yang mengalami kegelisahan batin akibat pemahaman agama yang sempit serta tekanan sosial di lingkungan masyarakat.
Melalui pendekatan psikologi sastra, penelitian ini berusaha mengungkap kondisi psikologis tokoh dan makna yang terkandung dalam cerpen tersebut.
RUMUSAN MASALAH
- Bagaimana kondisi psikologis tokoh dalam cerpen Robohnya Surau Kami?
- Faktor apa saja yang memengaruhi konflik batin tokoh?
- Bagaimana pesan moral yang disampaikan pengarang melalui aspek psikologis tokoh?
TUJUAN PENELITIAN
- Mendeskripsikan kondisi psikologis tokoh dalam cerpen.
- Menjelaskan faktor penyebab konflik batin tokoh.
- Mengungkap pesan moral dalam cerpen melalui pendekatan psikologi sastra.
LANDASAN TEORI
Psikologi sastra adalah kajian sastra yang mempelajari aspek kejiwaan tokoh dalam karya sastra. Menurut Minderop, psikologi sastra membantu memahami perilaku dan konflik batin tokoh berdasarkan teori psikologi.
Pendekatan psikologi sastra digunakan untuk melihat:
- Emosi tokoh
- Motivasi tindakan
- Konflik batin
- Hubungan sosial tokoh
- Perkembangan kepribadian
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data utama adalah cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat. Data dianalisis dengan mengidentifikasi bagian cerita yang menunjukkan aspek psikologis tokoh.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Konflik Batin Tokoh Kakek
Tokoh Kakek dalam cerpen digambarkan sebagai sosok yang taat beribadah, tetapi mengalami kegelisahan batin setelah mendengar cerita tentang seseorang yang masuk neraka karena hanya mementingkan ibadah tanpa peduli terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Kondisi ini menunjukkan adanya konflik psikologis berupa:
- rasa kecewa,
- kebingungan,
- ketakutan,
- dan putus asa.
Tokoh Kakek merasa hidupnya sia-sia karena selama ini hanya fokus pada ibadah pribadi tanpa membantu masyarakat sekitar.
2. Faktor Penyebab Konflik Psikologis
Konflik psikologis tokoh dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Faktor Keagamaan
Pemahaman agama yang terlalu sempit membuat tokoh Kakek mengabaikan tanggung jawab sosial.
b. Faktor Sosial
Masyarakat sekitar kurang peduli terhadap kehidupan surau dan penjaganya sehingga menimbulkan rasa kesepian dan keterasingan.
c. Faktor Internal
Tokoh mengalami tekanan batin akibat rasa bersalah dan penyesalan terhadap jalan hidup yang dijalaninya.
3. Pesan Moral Cerpen
Melalui konflik psikologis tokoh, A.A. Navis menyampaikan kritik sosial terhadap masyarakat yang memahami agama secara sempit. Pengarang menekankan pentingnya keseimbangan antara ibadah kepada Tuhan dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia.
Cerpen ini juga mengajarkan bahwa manusia harus memiliki tanggung jawab sosial dan tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri.
KESIMPULAN
Cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis mengandung aspek psikologis yang kuat, terutama pada konflik batin tokoh Kakek. Konflik tersebut dipengaruhi oleh faktor keagamaan, sosial, dan tekanan batin pribadi. Melalui pendekatan psikologi sastra, pembaca dapat memahami makna kehidupan, kritik sosial, dan pesan moral yang disampaikan pengarang secara lebih mendalam.
DAFTAR PUSTAKA
- Navis, A.A. Robohnya Surau Kami. Jakarta: Gramedia.
- Minderop, Albertine. Psikologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
- Endraswara, Suwardi. Metodologi Penelitian Psikologi Sastra. Yogyakarta: CAPS.
- Nurgiyantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Komentar
Posting Komentar